Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Simulasi Visitasi Lapangan ACQUIN Tahap 3 pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi asesmen lapangan ACQUIN (Accreditation Council for Business Schools and Programs — German) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–22 Juli 2026 mendatang.

Simulasi pada tahap ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama digelar bersama para pimpinan institusi, meliputi Rektor beserta seluruh Wakil Rektor, Ketua Lembaga LP2M, Ketua LPM, serta para Ketua Pusat di masing-masing lembaga. Sesi kedua dilanjutkan bersama para Kepala Biro dan unsur pimpinan lembaga di lingkungan UIN Walisongo. Simulasi dua sesi ini dirancang untuk memastikan kesiapan dari level pimpinan puncak hingga unit penunjang dalam menghadapi pertanyaan dan mekanisme asesmen lapangan yang sesungguhnya.

Rangkaian simulasi akan terus berlanjut pada pekan berikutnya. Mulai Senin, 29 Juni hingga Kamis, 2 Juli 2026, simulasi akan kembali dilaksanakan bersama 38 program studi yang telah mencapai akreditasi internasional. Sesi bersama prodi-prodi ini menjadi ujung tombak persiapan, mengingat program studi adalah unit utama yang akan berhadapan langsung dengan asesor ACQUIN.

“Persiapan ACQUIN menjadi prioritas utama seluruh unit kerja di LPM dan jajaran UIN Walisongo. Keberhasilan proses ini tidak hanya berdampak bagi UIN Walisongo sendiri, tetapi juga berpotensi menjadikan lembaga ini sebagai patokan dan rujukan bagi universitas-universitas Islam lainnya di Indonesia.” (Dr. Saminanto, Ketua LPM UIN Walisongo / Penanggungjawab Pelaksana ACQUIN)

Sebagai salah satu program utama UIN Walisongo, ACQUIN menjadi tolok ukur penting bagi kualitas akademik institusi. Dr. Saminanto selaku Ketua LPM sekaligus Penanggung Jawab Pelaksana ACQUIN menegaskan bahwa seluruh kelengkapan dokumen dan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan LPM harus dipastikan telah selesai sebelum proses asesmen internasional ini dimulai.

Lebih lanjut, seluruh personel LPM diharapkan mengalokasikan fokus dan sumber daya yang memadai guna mewujudkan kesiapan yang optimal. Simulasi yang dilaksanakan secara bertahap dan menyeluruh ini mencerminkan keseriusan UIN Walisongo dalam menjaga dan meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *