SEMARANG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo Semarang mulai mematangkan persiapan menghadapi visitasi akreditasi internasional dari lembaga ACQUIN (The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang. Sebagai langkah awal, LPM menyelenggarakan agenda Simulasi Visitasi Lapangan ACQUIN (Tahap 1) selama dua hari, yakni pada 7-8 Mei 2026, bertempat di Ruang Teater Rektorat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua LPM UIN Walisongo, Dr. Saminanto, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa simulasi ini merupakan instrumen krusial untuk memetakan kesiapan universitas dalam memenuhi standar kualitas internasional.

“Simulasi ini adalah langkah awal untuk memastikan seluruh elemen, mulai dari manajemen hingga mahasiswa, siap memberikan performa terbaik dan data yang sinkron saat visitasi sesungguhnya pada Juni 2026 nanti,” ujar Dr. Saminanto.
Hadir sebagai narasumber utama, Hendy Santosa, Ph.D., memaparkan materi mengenai penyamaan persepsi serta memberikan gambaran umum mengenai mekanisme site visit ACQUIN. Narasumber menjelaskan standar-standar teknis yang akan dievaluasi serta bagaimana institusi harus merepresentasikan keunggulan akademiknya di mata asesor internasional. Jalannya diskusi dipandu oleh Dr. Anila Umriana, M.Pd. selaku moderator.


Selama dua hari, simulasi dirancang menyerupai jadwal asli visitasi lapangan untuk melatih kesiapan tiap unit. Pada hari pertama, Kamis tanggal 7 Mei 2026, simulasi difokuskan pada tiga agenda besar, yaitu Meeting with the University Management, Meeting with Administrative Staff, Meeting with the Faculty and Study Program Managers sesi pertama.
Memasuki hari kedua, Jumat tanggal 8 Mei 2026, simulasi berlanjut dengan fokus pada audiens eksternal dan manajerial lanjutan, meliputi meeting with the Students and Alumni, Meeting with the Faculty and Study Program Managers sebagai sesi lanjutan.
Simulasi Tahap 1 ini diharapkan dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan sinkronisasi, sehingga pada pelaksanaan Juni 2026, UIN Walisongo Semarang dapat meraih hasil maksimal dalam penilaian akreditasi internasional ACQUIN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *