{"id":3474,"date":"2026-07-12T14:44:22","date_gmt":"2026-07-12T07:44:22","guid":{"rendered":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/?p=3474"},"modified":"2026-07-21T21:17:52","modified_gmt":"2026-07-21T14:17:52","slug":"uin-walisongo-jalani-visitasi-akreditasi-internasional-acquin-untuk-38-program-studi-terbanyak-di-jawa-tengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/?p=3474","title":{"rendered":"UIN Walisongo Jalani Visitasi Akreditasi Internasional ACQUIN untuk 38 Program Studi, Terbanyak di Jawa Tengah"},"content":{"rendered":"<p>Semarang (12\/7) \u2013 UIN Walisongo Semarang resmi memulai rangkaian <em>site visit<\/em> akreditasi internasional oleh ACQUIN (The Institute for Accreditation, Certification and Quality Assurance), Jerman. Kegiatan yang diawali pada 12 Juli 2026 di Ruang Teater Kampus 3 ini menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi sekaligus penguatan budaya mutu di lingkungan universitas.<\/p>\n<p>Sebanyak 38 program studi yang berasal dari 8 fakultas dan Pascasarjana mengikuti proses asesmen internasional tersebut. Jumlah ini menjadikan UIN Walisongo sebagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dengan jumlah program studi terbanyak yang menjalani asesmen akreditasi internasional ACQUIN dalam satu siklus visitasi.<\/p>\n<p>Pelaksanaan visitasi dibagi ke dalam tiga klaster, yaitu Klaster 3 (13\u201314 Juli 2026), Klaster 1 (16\u201317 Juli 2026), dan Klaster 2 (21\u201322 Juli 2026). Tim asesor ACQUIN melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi, meliputi tata kelola, kurikulum, proses pembelajaran, sistem penjaminan mutu, hingga implementasi <em>European Standards and Guidelines (ESG)<\/em>.<\/p>\n<p>Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, serta delegasi ACQUIN yang dipimpin oleh Mr. Robert R\u00e5back selaku Project Manager. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan komitmen UIN Walisongo untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya mutu dan internasionalisasi. Sementara itu, Robert R\u00e5back mengapresiasi kesiapan UIN Walisongo serta menegaskan bahwa proses akreditasi merupakan forum <em>peer review<\/em> yang bertujuan mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-scaled.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3475\" src=\"http:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"1617\" height=\"1078\" srcset=\"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-scaled.jpg 2560w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-768x512.jpg 768w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/pembukaan-2-2048x1366.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1617px) 100vw, 1617px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Selain agenda akademik, delegasi ACQUIN juga mengunjungi sejumlah fasilitas unggulan kampus, seperti Planetarium UIN Walisongo, serta mengikuti kegiatan pengenalan budaya dan jamuan resmi sebagai bagian dari penyambutan tamu internasional.<\/p>\n<p>Selama pelaksanaan visitasi, tim asesor melaksanakan Discussion bersama pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan program studi, tenaga kependidikan, dosen, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan. Seluruh sesi tersebut bertujuan memperoleh gambaran komprehensif mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan dan implementasi sistem penjaminan mutu di UIN Walisongo.<\/p>\n<p>Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo, Dr. Saminanto, M.Sc., menyampaikan bahwa keberhasilan mengantarkan 38 program studi mengikuti asesmen ACQUIN merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika.<\/p>\n<p><em>&#8220;Akreditasi internasional merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu berkelanjutan. Proses ini tidak hanya bertujuan memperoleh pengakuan internasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran untuk memastikan sistem penjaminan mutu di UIN Walisongo terus berkembang sesuai standar global. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh fakultas, program studi, dan unit pendukung yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan visitasi ini.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Pusat Akreditasi, Sertifikasi, dan Pemeringkatan LPM UIN Walisongo, Dr. Anila Umriana, M.Pd., selaku koordinator pelaksanaan visitasi, menjelaskan bahwa proses persiapan telah dilakukan secara intensif selama beberapa bulan melalui pendampingan, simulasi wawancara, penyempurnaan dokumen <em>Self Evaluation Report<\/em> (SER), hingga koordinasi teknis dengan seluruh program studi dan pihak ACQUIN.<\/p>\n<p><em>&#8220;Visitasi ini merupakan puncak dari proses panjang yang melibatkan seluruh unsur universitas. LPM berperan sebagai koordinator untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar ACQUIN, mulai dari penyusunan dokumen, sinkronisasi data, pendampingan program studi, hingga pelaksanaan asesmen lapangan. Kami berharap proses ini tidak hanya menghasilkan akreditasi internasional, tetapi juga memperkuat budaya mutu dan kesiapan UIN Walisongo dalam menghadapi berbagai pengakuan internasional di masa mendatang.&#8221;<\/em><\/p>\n<p>Melalui pelaksanaan visitasi ACQUIN terhadap 38 program studi ini, UIN Walisongo semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan kualitas, akuntabilitas, dan daya saing global. Capaian ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas rekognisi internasional serta mendukung visi UIN Walisongo sebagai universitas bereputasi dunia.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-scaled.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3476\" src=\"http:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"1776\" height=\"1184\" srcset=\"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-scaled.jpg 2560w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-300x200.jpg 300w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-768x512.jpg 768w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Pembukaan-2048x1366.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1776px) 100vw, 1776px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang (12\/7) \u2013 UIN Walisongo Semarang resmi memulai rangkaian site visit akreditasi internasional oleh ACQUIN (The Institute for Accreditation, Certification and Quality Assurance), Jerman. Kegiatan yang diawali pada 12 Juli 2026 di Ruang Teater Kampus 3 ini menjadi tonggak penting dalam upaya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3474"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3477,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3474\/revisions\/3477"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpm.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}