Semarang (12/7) – UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Gala Dinner sebagai bagian dari rangkaian penyambutan delegasi ACQUIN (The Institute for Accreditation, Certification and Quality Assurance), Jerman, pada 12 Juli 2026 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan komitmen UIN Walisongo terhadap penguatan mutu pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran delegasi ACQUIN, di antaranya Mr. Robert Råback, Ms. Kristina Beckermann, Ms. Elisa García Knief, dan Dr. Hendy Santosa selaku perwakilan ACQUIN di Indonesia. Turut hadir mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Organisasi, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Drs. Edi Kiswanto, M.AP., bersama pimpinan UIN Walisongo Semarang.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor ACQUIN serta menegaskan bahwa proses akreditasi internasional merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu institusi yang berkelanjutan. Menurutnya, akreditasi internasional tidak dipandang sekadar sebagai proses evaluasi administratif, tetapi sebagai kesempatan untuk memperoleh masukan konstruktif melalui mekanisme peer review guna memperkuat tata kelola, proses akademik, dan sistem penjaminan mutu sesuai standar internasional.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga memperkenalkan sejumlah keunggulan institusi yang menjadi karakteristik UIN Walisongo, antara lain implementasi paradigma Unity of Sciences, pengembangan keilmuan Ilmu Falak yang didukung Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, keberadaan Walisongo Halal Center, Walisongo Mediation Center, serta penguatan riset yang berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga nasional dan pemerintah daerah.

Kegiatan gala dinner menjadi bagian dari agenda penyambutan sebelum pelaksanaan asesmen lapangan terhadap 38 program studi yang mengikuti akreditasi internasional ACQUIN. Selama proses visitasi, tim asesor akan melakukan evaluasi melalui diskusi dan wawancara dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para pemangku kepentingan.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Walisongo, Dr. Saminanto, M.Sc., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan penyambutan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi akademik yang baik dengan tim asesor sebelum memasuki proses asesmen. Menurutnya, suasana yang hangat dan profesional diharapkan dapat mendukung terciptanya dialog yang terbuka sehingga tim asesor memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi sistem penjaminan mutu serta budaya kualitas yang telah dikembangkan di UIN Walisongo.

Sementara itu, Kepala Pusat Akreditasi, Sertifikasi, dan Pemeringkatan LPM UIN Walisongo, Dr. Anila Umriana, M.Pd., selaku koordinator visitasi ACQUIN, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara terintegrasi untuk mendukung kelancaran asesmen. Ia menjelaskan bahwa gala dinner tidak hanya menjadi sarana penyambutan delegasi internasional, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya akademik dan karakter institusi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fokus utama panitia adalah memastikan seluruh proses visitasi berlangsung sesuai jadwal, terdokumentasi dengan baik, serta memberikan ruang yang optimal bagi tim asesor dalam melakukan evaluasi secara objektif terhadap 38 program studi yang mengikuti asesmen.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UIN Walisongo menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan daya saing institusi melalui implementasi standar penjaminan mutu yang diakui secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *