Semarang (4/4):
Akreditasi institusi bukan sekedar karena Edaran Dirjen Dikti Kemendikbud tanggal 25 Februari 2014 tentang Izin Penyelenggaraan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, atau semata-mata tuntutan UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi,

Semarang (4/4):
Akreditasi institusi dilaksanakan bukan sekedar karena Edaran Dirjen Dikti No. 194/E.E3/AK/2014 Tanggal 25 Februari 2014 tentang Izin Penyelenggaraan dan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi, atau semata-mata tuntutan UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, akan tetapi merupakan kewajiban institusi terhadap penjaminan kualitas kelembagaan. akan tetapi akreditasi institusi perguruan tinggi (AIPT) merupakan kewajiban institusi terhadap penjaminan kualitas kelembagaan. Demikian disampaikan Rektor IAIN Walisongo dalam pembukaan Lokakarya Penulisan Borang Akreditasi Perguruan Tinggi IAIN Walisongo (4/4).

Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag menambahkan bahwa ekreditasi institusi merupakan penilaian kelayakan dan kualitas oleh pihak eksternal, sehingga sesungguhnya hal ini merupakan lanjutan dari penilaian penjaminan mutu internal yang dilakukan oleh masing-masing unit pelaksana. Persiapan akreditasi institusi harus dilaksanakan secara maksimal, semua komponen harus “cancut tali wondo” bertanggungjawab atas penggambaran diri masing-masing secara benar dan bertanggungjawab.

Ketua LPM, Imam Taufiq, lokakarya dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang konsep akreditasi, persiapan teknis serta strategi pelaksanaan secara cepat akurat dan bertanggung-jawab. Ketua LPM menyebutkan diantara 53 jenis dokumen yang harus ada saat visitasi asesor, baru sekitar 15% yang sudah siap secara utuh, termasuk beberapa dokumen yang perlu penyelarasan dan perbaikan, monster beats fake ferrari belum lagi dokumen khusus yang memang belum dimiliki oleh lembaga yang berdiri 44 tahun yang lalu ini. Karena itu, saat ini tidak saja dituntut penulisan borang secara baik dan benar, akan tetapi juga diperlukan pemenuhan dokumen secara cepat dan akurat.

Menurut Dr. Maharsi, M,Hum, Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga, kesuksesan AIPT banyak bergantung pada komitmen pimpinan, pembentukan tim yang solid, dukungan banyak pihak, infrastruktur dan komitmen staff. Faktor-faktor tersebut sesungguhnya sudah dimiliki IAIN Walisongo yang dikenala solid dalam berbagai aspek. Maka, akan mudah menggerakkan dan mengelola keragaman dan potensi yang ada untuk satu tujuan keberhasilan AIPT IAIN Walisongo.

Lokakarya persiapan pengisian borang AIPT ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan penitia teknis akreditasi institusi. Dalam tahapan inputing informasi disampaikan konsep akreditasi institusi oleh Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed dan strategi teknis persiapan AIPT oleh Dr. Maharsi, M.Hum, Ketua LPM UIN Yogyakarta. Sementara itu, Dr. Musahadi yang sekaligus Ketua Tim akreditasi institusi menegaskan bahwa semua komponen dan kekuatan IAIN Walisongo harus mendukung total kepanitian ini, nfl jerseys cheap china . monster beats amazon australia mulai dari sumberdaya, kebijakan, waktu, pikiran bahkan finansial.[b13]

Demikian disampaikan Rektor IAIN Walisongo dalam pembukaan Lokakarya Penulisan Borang Akreditasi Perguruan Tinggi IAIN Walisongo (4/4).

Prof. Dr. Muhibbin, M.Ag menambahkan bahwa ekreditasi institusi merupakan penilaian kelayakan dan kualitas oleh pihak eksternal, sehingga sesungguhnya hal ini merupakan lanjutan dari penilaian penjaminan mutu internal yang dilakukan oleh masing-masing unit pelaksana. Persiapan akreditasi institusi harus dilaksanakan secara maksimal, semua komponen harus “cancut tali wondo” bertanggungjawab atas penggambaran diri masing-masing secara benar dan bertanggungjawab.

Ketua LPM, Imam Taufiq, lokakarya dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang konsep akreditasi, persiapan teknis serta strategi pelaksanaan secara cepat akurat dan bertanggung-jawab. Ketua LPM menyebutkan diantara 53 jenis dokumen yang harus ada saat visitasi asesor, baru sekitar 15% yang sudah siap secara utuh, termasuk beberapa dokumen yang perlu penyelarasan dan perbaikan, belum lagi dokumen khusus yang memang belum dimiliki oleh lembaga yang berdiri 44 tahun yang lalu ini. Karena itu, saat ini tidak saja dituntut penulisan borang secara baik dan benar, akan tetapi juga diperlukan pemenuhan dokumen secara cepat dan akurat.

Menurut Dr. Maharsi, ugg outlet cabazon coupon 2017 M,Hum, Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga, kesuksesan AIPT banyak bergantung pada komitmen pimpinan, pembentukan tim yang solid, dukungan banyak pihak, infrastruktur dan komitmen staff. Faktor-faktor tersebut sesungguhnya sudah dimiliki IAIN Walisongo yang dikenala solid dalam berbagai aspek. Maka, akan mudah menggerakkan dan mengelola keragaman dan potensi yang ada untuk satu tujuan keberhasilan AIPT IAIN Walisongo.

Lokakarya persiapan pengisian borang AIPT ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan penitia teknis akreditasi institusi. Dalam tahapan inputing informasi disampaikan konsep akreditasi institusi oleh Prof. Dr. Ibnu Hadjar, M.Ed dan strategi tekbis persiapan AIPT oleh Ketua LPM UIN Yogyakarta, Dr. Maharsi, MHum. Dr. Musahadi yang sekaligus Ketua Tim akreditasi institusi menegaskan bahwa semua komponen dan kekuatan IAIN Walisongo harus mendukung total kepanitian ini, mulai dari sumberdaya, kebijakan, waktu, pikiran bahkan finanasial.[b13]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *